UAS KSI - 06SIF0006
NAMA : WIDYA KUSUMA HASIANNA MANIK
NIM : 231011700330
KELAS : 06SIFP006
MATA KULIAH : Keamanan Sistem Informasi
01 juli 2026
1. Install dan Konfigurasi Apache Web Server
Tahap pertama ini intinya cuma mindahin aplikasi yang udah dikasih dosen ke folder web server, terus dicek lewat browser.
Langkah yang widya lakukan:
- Buka folder root web server (misalnya
htdocskalau pakai XAMPP, atau folderwww/wwwroottergantung software Apache yang dipakai di server). - Copy seluruh folder aplikasi PHP-MySQL pemberian dosen ke dalam folder tersebut.
- Pastikan Apache service dalam kondisi running.
- Buka browser, ketik
http://localhost/nama-folder-aplikasiuntuk memastikan aplikasi bisa diakses dan tampil normal.
Di tahap ini aku disuruh bikin virtual hard disk (VHD) baru ukuran 15 GB, terus siapin sebagai storage tambahan yang aman.
Langkah yang widya lakukan:
- Buka Disk Management (bisa lewat Run → ketik
diskmgmt.msc). - Klik menu Action → Create VHD.
- Tentukan lokasi penyimpanan file VHD dan atur ukurannya jadi 15 GB, pilih tipe Dynamically Expanding biar nggak langsung makan space penuh.
- Setelah VHD terbuat, klik kanan disk barunya di panel bawah → Initialize Disk.
- Klik kanan lagi di area Unallocated → New Simple Volume.
- Ikuti wizard-nya: pilih ukuran partisi, kasih drive letter, dan pilih format file system NTFS.
- Setelah proses format selesai, buka drive baru itu lewat File Explorer, lalu buat folder dengan nama sendiri, contoh:
WidyaImut.
Langkah Yang widya lakukan:
1. Buka tabel yang nyimpen data login (biasanya nama
tabelnya `users` atau `admin`) lewat phpMyAdmin.
2. Cek kolom password-nya — kalau masih keliatan teks biasa
(contoh: `admin123`), berarti belum di-hash.
3. Masuk ke tab SQL, jalankan query buat ubah
semua password jadi MD5, contohnya: sql UPDATE nama_tabel SET password = MD5(password)
WHERE username = 'admin';
4. Refresh tabelnya, cek apakah password udah berubah jadi
deretan karakter acak (itu tandanya udah ter-enkripsi).
5. Pastikan juga di source code aplikasinya (bagian login),
proses pengecekan password-nya pakai fungsi `MD5()` juga — biar pas user login,
password yang diketik ikut di-hash dan dicocokin sama yang di database.
6. Terakhir, coba login ke aplikasinya pakai akun tadi buat
mastiin masih bisa masuk normal.
5. Tampilin nama diHalaman Home + Kunci File Biar Nggak Bisa Diubah
Langkah terakhir, edit halaman utama aplikasi (index.php) biar nampilin nama sendiri di bagian header, terus kunci filenya biar nggak sembarangan bisa diubah orang.
yang saya lakukan:
- Buka project aplikasinya di VS Code, cari file
index.phpyang ada di root folder web server (C:\xampp\htdocs\jasa). - File ini ternyata udah punya logic tersendiri — ada session check yang otomatis redirect ke
admin.phpkalau user udah login, dan includekoneksi.phpbuat koneksi ke database. Di bagian tampilan (HTML)-nya, aku tambahin teks nama aku biar muncul jelas di header halaman. - Save filenya, terus buka browser dan akses
localhost/jasa/buat validasi hasilnya — dan bener, nama "Widya imuttt" langsung muncul gede di bagian header halaman. - Buka Command Prompt, arahin posisi ke folder tempat file index tadi (pakai
cd):
cd C:\xampp\htdocs\jasa- Jalankan perintah buat ngunci filenya jadi read-only:
attrib +r index.php
- Coba buka lagi filenya di VS Code dan edit, terus coba save — harusnya sekarang muncul peringatan/gagal save, tandanya file udah ke-protect read-only.
- Alternatif lain (atau tambahan), bisa juga lewat klik kanan file > Properties > centang Read-only, atau atur permission NTFS-nya lewat tab Security biar user tertentu cuma punya akses "Read" doang.


.png)
.png)
.png)








.png)
.png)

Komentar
Posting Komentar